JAKARTA - MEDIAPOSITIF, Magnesium merupakan salah satu mineral penting yang dibutuhkan tubuh untuk menjalankan berbagai fungsi, mulai dari menjaga kerja otot dan saraf hingga membantu produksi energi. Sayangnya, banyak orang tidak menyadari bahwa tubuhnya kekuranga asupan magnesium.
Tanda Tubuh Kekurangan Magnesium
Tanda tubuh kekurangan magnesium sering kali muncul secara perlahan dan mirip dengan keluhan kesehatan lainnya. Oleh karena itu, gejala ini kerap diabaikan. Padahal, jika dibiarkan dalam jangka panjang, kekurangan magnesium dapat memengaruhi kesehatan secara keseluruhan.
Berikut beberapa tanda tubuh kekurangan magnesium yang perlu kamu waspadai.
1. Mudah Marah atau Lebih Sensitif
Salah satu gejala kekurangan magnesium yang mungkin tidak disadari adalah perubahan suasana hati. Kamu mungkin menjadi lebih mudah marah, tersinggung, atau sulit mengendalikan emosi.
Magnesium berperan membantu kerja neurotransmiter, yaitu zat kimia di otak yang memengaruhi suasana hati, seperti serotonin dan dopamin. Jika kadar magnesium rendah, fungsi neurotransmiter dapat terganggu sehingga tubuh menjadi lebih sensitif terhadap stres.
Namun, perubahan suasana hati juga bisa disebabkan oleh banyak faktor lain, sehingga gejala ini tidak selalu menandakan kekurangan magnesium.
2. Sering Mual
Magnesium membantu menjaga fungsi otot saluran pencernaan agar dapat bekerja dengan baik. Jika tubuh kekurangan mineral ini, proses pencernaan dapat melambat sehingga memicu keluhan seperti mual.
Pada sebagian orang, mual juga dapat disertai muntah, perut kembung, atau sembelit. Jika keluhan berlangsung terus-menerus, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya.
3. Nafsu Makan Menurun
Tanda tubuh kekurangan magnesium berikutnya adalah berkurangnya nafsu makan.
Kondisi ini diduga terjadi karena magnesium berperan dalam fungsi saraf dan otot, termasuk yang mengatur sistem pencernaan. Selain itu, kekurangan magnesium juga dapat memengaruhi hormon yang mengatur rasa lapar sehingga seseorang menjadi kurang berselera makan.
Jika nafsu makan menurun disertai penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter.
4. Mudah Lelah
Sering merasa lelah meski sudah beristirahat? Hal ini bisa menjadi salah satu gejala kekurangan magnesium.
Magnesium dibutuhkan dalam proses pembentukan adenosin trifosfat (ATP), yaitu sumber energi utama bagi sel-sel tubuh. Jika kadar magnesium tidak mencukupi, produksi energi menjadi kurang optimal sehingga tubuh terasa lemas dan mudah kehabisan tenaga.
Meski begitu, kelelahan juga bisa dipengaruhi oleh kurang tidur, stres, maupun kondisi medis tertentu.
5. Kesemutan atau Mati Rasa pada Tangan dan Kaki
Magnesium berperan penting dalam menjaga fungsi saraf. Ketika tubuh kekurangan magnesium, sinyal saraf dapat terganggu sehingga muncul sensasi kesemutan, mati rasa, atau rasa seperti terbakar, terutama pada tangan dan kaki.
Keluhan ini juga dapat disebabkan oleh berbagai kondisi lain, seperti diabetes atau gangguan saraf. Oleh karena itu, pemeriksaan lebih lanjut diperlukan jika gejala sering muncul.
6. Sering Sakit Kepala
Sakit kepala merupakan salah satu tanda tubuh kekurangan magnesium yang cukup sering dilaporkan.
Magnesium membantu mengatur aliran darah dan fungsi neurotransmiter di otak. Jika jumlahnya tidak mencukupi, perubahan aliran darah dan aktivitas saraf dapat meningkatkan risiko sakit kepala, termasuk migrain pada sebagian orang.
7. Sulit Tidur
Jika akhir-akhir ini kamu sulit tidur atau sering terbangun di malam hari, penyebabnya bukan hanya stres atau kebiasaan bermain ponsel sebelum tidur.
Magnesium membantu mengatur produksi melatonin, yaitu hormon yang mengendalikan siklus tidur dan bangun. Mineral ini juga membantu tubuh menjadi lebih rileks sehingga kualitas tidur dapat terjaga.
Karena itu, kekurangan magnesium dapat membuat tidur terasa kurang nyenyak dan tubuh tidak segar saat bangun di pagi hari.
8. Sering Mengalami Kram Otot
Kram otot, terutama pada malam hari, juga bisa menjadi tanda tubuh kekurangan magnesium.
Magnesium bekerja sama dengan kalsium dan kalium untuk mengatur kontraksi serta relaksasi otot. Jika kadarnya rendah, otot menjadi lebih mudah berkontraksi secara tiba-tiba sehingga menimbulkan kram atau kedutan.
Meski demikian, kram otot juga dapat dipicu oleh dehidrasi, olahraga berlebihan, atau kekurangan mineral lainnya.
9. Jantung Berdebar
Magnesium berperan menjaga irama jantung tetap normal.
Saat tubuh kekurangan magnesium, aktivitas listrik pada jantung dapat terganggu sehingga muncul sensasi jantung berdebar, berdenyut lebih cepat, atau tidak beraturan.
Pada kasus yang berat, kondisi ini dapat berkembang menjadi gangguan irama jantung yang memerlukan penanganan medis. Jika jantung berdebar disertai sesak napas, nyeri dada, atau pusing, segera cari pertolongan medis.
Siapa yang Lebih Berisiko Mengalami Kekurangan Magnesium?
Beberapa kelompok memiliki risiko lebih tinggi mengalami kekurangan magnesium, antara lain:
-
Orang lanjut usia.
-
Penderita penyakit saluran cerna, seperti penyakit Crohn, penyakit celiac, atau radang usus.
-
Penderita diabetes tipe 2.
-
Orang yang mengonsumsi alkohol secara berlebihan dalam jangka panjang.
- Pengguna obat-obatan tertentu, seperti diuretik atau obat penurun asam lambung dalam jangka panjang.
Baca juga: Kenali Nutrisi Penting agar Tubuh Tidak Mudah Lelah
Cara Memenuhi Kebutuhan Magnesium
Cara terbaik untuk mencegah tanda tubuh kekurangan magnesium adalah dengan mencukupi kebutuhan magnesium setiap hari melalui makanan.
Beberapa sumber magnesium yang baik meliputi:
-
Bayam dan sayuran hijau lainnya.
-
Kacang almond dan kacang mete.
-
Biji chia dan biji labu.
-
Kacang-kacangan, seperti kacang merah dan edamame.
-
Gandum utuh.
-
Salmon.
-
Alpukat.
Memenuhi kebutuhan magnesium melalui pola makan bergizi seimbang merupakan langkah terbaik untuk menjaga kesehatan.
Jika kamu mengalami gejala yang menetap atau semakin berat, segera konsultasikan dengan dokter agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani dengan tepat.
9 Signs You're Lacking Magnesium in Your Diet

Komentar