Bagikan berita positif untuk kebaikan.
WhatsApp Salin Link
*Manfaat membagikan Artikel
Bagikan berita positif untuk kebaikan
WhatsApp Salin Link
*Manfaat membagikan Artikel
mediapositif.id / Kesehatan / Kebugaran

5 Alasan Masih Merasa Lelah Usai Tidur dan Cara Mengatasinya

Masih lelah setelah tidur semalam, kenali 5 alasan penyebabnya dan cara mengatasi
Rike
KA
×
Rike
Rike
Penulis Media Positif
KA
Karen Hovav, MD, FAAP
Full Credit
Rike , Karen Hovav, MD, FAAP |
5 Alasan Masih Merasa Lelah Usai Tidur dan Cara Mengatasinya
5 alasan kelelahan usai tidur (Sumber: Freepik/@benzoix)

JAKARTA - MEDIA POSITIF,

  • Kelelahan sering dipengaruhi hal sederhana seperti kurang tidur, stres, dan kebiasaan harian.

  • Perubahan kecil seperti tidur cukup, makan seimbang, dan kelola stres bisa membantu meningkatkan energi.

  • Jika lelah terus berlanjut, penting untuk lebih peka terhadap kondisi tubuh dan mencari bantuan bila perlu.

Meski energi yang Anda rasakan normal, ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan Anda sering merasa lelah.

Perubahan kecil dalam gaya hidup, yang mungkin tidak Anda sadari, bisa membantu meningkatkan energi di siang hari.

Kesibukan sehari-hari juga dapat mempengaruhi kebiasaan Anda dan membuat tubuh lebih mudah merasa lelah.

 5 alasan yang membuat kelelahan

Berikut beberapa alasan yang dapat membuat energi Anda cepat terkuras dan Anda merasa lelah sepanjang waktu:

1. Kurangnya tidur berkualitas

Jika Anda kurang tidur di malam hari, wajar jika tubuh terasa lelah pada siang hari. Pada orang dewasa, durasi tidur yang ideal umumnya sekitar 7–9 jam setiap malam.

Apalagi jika Anda sering terbangun di malam hari, rasa lelah bisa muncul dan bertahan sepanjang hari. Kondisi ini dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti:

  • Apnea tidur obstruktif

  • Refluks gastroesofageal

  • Sindrom kaki gelisah

  • Gangguan tidur.

2. Olahraga

Berolahraga terlalu dekat dengan waktu tidur dapat meningkatkan energi tubuh sehingga membuat Anda lebih sulit untuk tertidur.

Para ahli umumnya menyarankan untuk menghindari olahraga intens di malam hari, terutama menjelang waktu tidur.

Sebuah meta-analisis dalam Sport Medicine menunjukkan bahwa olahraga berintensitas tinggi yang dilakukan dalam waktu sekitar 1 jam sebelum tidur dapat mengganggu kualitas tidur.

Namun, Anda tidak perlu terlalu khawatir untuk melakukan aktivitas ringan seperti jogging di malam hari, selama tidak dilakukan terlalu dekat dengan waktu tidur.

3. Depresi

Seseorang yang mengalami depresi sering kali merasakan penurunan energi yang signifikan. Depression dapat membuat tubuh terasa lebih cepat lelah, sekaligus mengganggu pola tidur sehingga kualitas istirahat menurun.

4. Gangguan tiroid

Hormon tiroid memiliki peran penting dalam mengatur metabolisme serta perkembangan organ di seluruh tubuh. 

Jika keseimbangan hormon ini terganggu, tubuh dapat mengalami berbagai keluhan, termasuk rasa lelah yang berkepanjangan.

Merasa lelah terus-menerus bisa menjadi salah satu tanda utama Hypothyroidism, yaitu kondisi ketika tubuh tidak menghasilkan hormon tiroid dalam jumlah yang cukup. 

Kondisi ini membuat proses metabolisme melambat, sehingga energi tubuh mudah terkuras.

5. Diabetes

Diabetes mellitus dapat menyebabkan kelelahan akibat berbagai faktor, seperti ketidakseimbangan nutrisi, gaya hidup, kondisi psikologis, hingga perubahan hormonal.

Dalam beberapa kasus, rasa lelah yang berlangsung terus-menerus bisa menjadi salah satu tanda awal bahwa seseorang sedang mengembangkan diabetes. 

Kondisi ini sering muncul karena tubuh tidak dapat mengelola gula darah secara optimal, sehingga energi tidak digunakan dengan efisien.

4 cara berhenti merasa lelah sepanjang waktu

Ada beberapa teknik yang dapat membantu mengurangi kelelahan. Anda bisa mencoba beberapa metode berikut ini:

  • Keluar rumah: mendapatkan paparan sinar matahari, setidaknya sekitar 10 menit per hari, dapat membantu tubuh meningkatkan produksi vitamin D.

  • Makanan seimbang: konsumsilah makanan yang bergizi dengan kombinasi buah dan sayuran, biji-bijian utuh, serta makanan tinggi serat untuk membantu menjaga dan meningkatkan energi tubuh.

  • Tidur siang singkat: tidur siang selama sekitar 15–30 menit dapat membantu mengurangi rasa kantuk, meningkatkan daya ingat, serta membuat Anda lebih segar dan responsif.

  • Menurunkan tingkat stres: orang dewasa dengan tingkat stres yang lebih rendah cenderung memiliki kualitas dan durasi tidur malam lebih baik dibandingkan dengan seseorang yang memiliki tingkat stres yang tinggi.

Kesimpulan

Rasa lelah yang Anda alami bisa dipengaruhi banyak hal, mulai dari kurang tidur berkualitas, stres, hingga kebiasaan harian yang tanpa disadari menguras energi. 

Beberapa kondisi kesehatan seperti gangguan tidur, depresi, gangguan tiroid, dan diabetes juga dapat berperan.

Namun, kabar baiknya, kelelahan sering kali bisa membaik dengan perubahan kecil yang konsisten. 

Cobalah menjaga pola tidur, makan seimbang, mendapat sinar matahari, tidur siang singkat, serta mengelola stres dengan lebih baik. 

Dengan langkah sederhana ini, tubuh Anda dapat kembali pulih dan energi perlahan meningkat sehingga aktivitas sehari-hari terasa lebih ringan.****

Why Are You Always Tired? 16 Reasons for Excessive Fatigue Beyond the Afternoon Slump
Dapatkan Buku Digital Pilihan Anda!
di Lynk.id - mediapositif.id
The Power of Your Subconscious Mind
Beli Sekarang
What Color Is Your Parachute?
Beli Sekarang
The Psychology of Money: Ringkasan Praktis
Beli Sekarang
Atomic Habits: Ringkasan Praktis dan Workbook
Beli Sekarang

Komentar

    📢

    Kerja Sama Iklan Segera Hadir!

    Kami sedang menyiapkan halaman khusus untuk Anda yang tertarik beriklan bersama Media Positif. Nantikan kabar baiknya dalam waktu dekat, ya!