Bagikan berita positif untuk kebaikan.
WhatsApp Salin Link
*Manfaat membagikan Artikel
Bagikan berita positif untuk kebaikan
WhatsApp Salin Link
*Manfaat membagikan Artikel
mediapositif.id / Kompetensi / Pengembangan Diri

Hubungan Postur Tubuh dan Kepercayaan Diri yang Perlu Kamu Ketahui

Postur tubuh memegang peranan yang sangat besar dalam mempengaruhi kondisi psikologis.
Nabila Feb
NI
×
Nabila Feb
Nabila Feb
Penulis Media Positif
NI
nick morgan
Full Credit
Nabila Feb , nick morgan |
Hubungan Postur Tubuh dan Kepercayaan Diri yang Perlu Kamu Ketahui
Membetulkan posisi tubuh menjadi tegak lurus akan memberikan dampak positif. (Sumber: freepik)
IklanBuka rekening Krom, dapat bonus hingga Rp150.000

JAKARTA - MEDIAPOSITIF, Banyak dari kita tumbuh dengan nasihat untuk duduk dan berdiri tegak. Namun, menjaga postur tubuh ternyata bukan hanya soal kesopanan atau penampilan. Cara kita membawa tubuh juga berkaitan dengan kenyamanan, suasana hati, dan bagaimana kita menjalani aktivitas sehari-hari.

Bahasa tubuh bahkan bisa memengaruhi cara kita merasakan suatu situasi. Saat gugup menghadapi presentasi atau wawancara kerja, misalnya, kita mungkin tanpa sadar membungkuk, menundukkan kepala, atau menarik bahu ke depan.

Salah satu konsep yang membahas hubungan antara postur dan kondisi psikologis adalah power posing. Konsep ini mengacu pada penggunaan pose tubuh yang terbuka dan tegap untuk membantu seseorang merasa lebih siap menghadapi situasi tertentu.

Meski begitu, pengaruh power posing terhadap kepercayaan diri dan perubahan hormon masih menjadi bahan perdebatan. Artinya, berdiri tegak tidak serta-merta membuat seseorang langsung merasa percaya diri. Namun, memperhatikan postur tubuh tetap bisa menjadi salah satu cara sederhana untuk membantu kita merasa lebih siap dan nyaman dalam beraktivitas.

Apa Kata Penelitian tentang Postur Tubuh?

Hubungan antara postur dan kondisi psikologis telah menjadi perhatian dalam berbagai penelitian. Salah satunya adalah studi yang diterbitkan dalam British Journal of Psychology, yang meneliti bagaimana posisi tubuh berkaitan dengan respons seseorang saat menghadapi tugas tertentu.

Dalam penelitian tersebut, peserta diminta memainkan permainan berisiko menggunakan tablet dengan posisi tubuh yang berbeda. Sebagian peserta duduk tegak, sementara sebagian lainnya berada dalam posisi membungkuk.

Penelitian semacam ini membantu para peneliti memahami apakah posisi tubuh berkaitan dengan cara seseorang merasakan dan merespons suatu aktivitas. Namun, hasilnya perlu ditafsirkan sesuai dengan temuan penelitian yang sebenarnya, bukan langsung dianggap sebagai bukti bahwa postur tegak selalu menghasilkan keputusan yang lebih baik.

Secara lebih luas, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa posisi tubuh dapat berkaitan dengan pengalaman emosional. Sebaliknya, kondisi emosional juga bisa memengaruhi cara kita membawa tubuh. Ketika merasa sedih atau lelah, misalnya, seseorang mungkin lebih sering menunduk atau membungkuk.

Meski hubungan ini menarik, efeknya tidak selalu sama pada setiap orang dan dalam setiap situasi. Postur tubuh hanyalah salah satu dari banyak faktor yang memengaruhi suasana hati, fokus, dan perilaku kita.

Cara Memanfaatkan Postur Tubuh dalam Keseharian

Memperhatikan postur tubuh bisa menjadi kebiasaan sederhana yang membantu kita merasa lebih nyaman saat menghadapi situasi penting, seperti wawancara kerja, presentasi, atau diskusi bisnis.

Ketika mulai merasa gugup, coba perhatikan posisi tubuhmu. Apakah bahumu menegang? Apakah kamu terlalu membungkuk atau menahan napas tanpa sadar?

Cobalah duduk atau berdiri dengan posisi yang nyaman. Biarkan bahu rileks, tegakkan tubuh tanpa memaksakan punggung, dan atur napas secara perlahan. Kamu tidak perlu membuat pose yang berlebihan atau berusaha terlihat dominan.

Posisi tubuh yang nyaman dapat membantu pernapasan terasa lebih leluasa dan membuatmu lebih mudah berkonsentrasi pada situasi yang sedang dihadapi. Meski tidak otomatis menghilangkan kecemasan, langkah ini bisa menjadi bagian dari persiapan sebelum melakukan sesuatu yang menantang.

Kamu juga bisa membiasakan diri memeriksa postur ketika bekerja di depan komputer atau mengikuti rapat dalam waktu lama. Sesuaikan posisi duduk dengan kebutuhan tubuh dan sesekali bergerak atau mengubah posisi agar tidak terus-menerus berada dalam satu postur.

Pada akhirnya, postur tubuh bukanlah solusi ajaib untuk meningkatkan kepercayaan diri. Namun, cara kita membawa tubuh dapat menjadi salah satu hal kecil yang patut diperhatikan dalam menjaga kenyamanan dan kesiapan mental.

Kamu tidak harus selalu duduk atau berdiri tegak untuk menunjukkan bahwa dirimu percaya diri. Yang terpenting adalah menemukan posisi yang nyaman, memberi ruang bagi tubuh untuk bergerak, dan membangun kepercayaan diri melalui persiapan serta pengalaman.

psychologytoday.com
Dapatkan Buku Digital Pilihan Anda!
di Lynk.id - mediapositif.id
The Power of Your Subconscious Mind
Beli Sekarang
What Color Is Your Parachute?
Beli Sekarang
The Psychology of Money: Ringkasan Praktis
Beli Sekarang
Atomic Habits: Ringkasan Praktis dan Workbook
Beli Sekarang

Komentar

    📢

    Kerja Sama Iklan Segera Hadir!

    Kami sedang menyiapkan halaman khusus untuk Anda yang tertarik beriklan bersama Media Positif. Nantikan kabar baiknya dalam waktu dekat, ya!