Bagikan berita positif untuk kebaikan.
WhatsApp Salin Link
*Manfaat membagikan Artikel
Bagikan berita positif untuk kebaikan
WhatsApp Salin Link
*Manfaat membagikan Artikel
mediapositif.id / Kompetensi / Karir

Cara agar Kerja Kerasmu Lebih Terlihat dan Membuka Peluang Karier

AN
ME
×
AN
AN
Penulis Media Positif
ME
Megan Dalla-Camina
Full Credit
AN , Megan Dalla-Camina |
Cara agar Kerja Kerasmu Lebih Terlihat dan Membuka Peluang Karier
Ada beberapa cara agar kerja kerasmu bisa terlihat dan kontribusimu lebih dihargai
IklanBuka rekening Krom, dapat bonus hingga Rp150.000

JAKARTA - MEDIAPOSITIF, Bekerja dengan baik belum tentu membuat kontribusi kamu langsung terlihat oleh orang lain. Kamu mungkin selalu menyelesaikan tugas tepat waktu, membantu rekan kerja, atau berhasil mencapai target, tetapi tetap merasa kesempatan untuk berkembang justru datang kepada orang lain.

Hal ini bukan selalu berarti kemampuan kamu kurang. Salah satu hal yang mungkin terlewat adalah visibilitas di tempat kerja, yaitu seberapa baik kontribusi, kemampuan, dan tujuan karier kamu diketahui oleh orang yang tepat.

Menurut Psychology Today, visibilitas yang strategis bukan berarti harus sering membicarakan pencapaian atau berusaha menjadi pusat perhatian. Tujuannya adalah memastikan orang lain memahami nilai yang kamu berikan dan mengetahui jenis pekerjaan yang ingin kamu lakukan ke depannya.

Mengapa Kerja Keras Saja Kadang Belum Cukup?

Dalam dunia kerja, kesempatan untuk mendapatkan proyek, tanggung jawab baru, atau perkembangan karier tidak hanya berkaitan dengan hasil pekerjaan. Orang yang mengambil keputusan juga perlu mengetahui siapa yang memiliki kemampuan tertentu, siapa yang memberikan dampak, dan siapa yang siap menerima tanggung jawab lebih besar.

Masalahnya, kontribusi kamu bisa saja tidak terlihat jika sebagian besar pekerjaan dilakukan di belakang layar atau kamu jarang menyampaikan hasilnya.

Misalnya, kamu berhasil membantu menyelesaikan sebuah proyek. Jika kamu hanya mengatakan bahwa proyek tersebut sudah selesai tanpa menjelaskan kontribusi dan hasilnya, orang lain mungkin tidak memahami seberapa besar peran kamu di dalamnya.

Karena itu, visibilitas bukan tentang mencari perhatian, melainkan membuat kontribusi kamu lebih mudah dipahami.

Apa Itu Visibilitas Strategis?

Visibilitas strategis berarti secara sadar menunjukkan kemampuan, kontribusi, dan arah karier kamu kepada orang yang memang perlu mengetahuinya.

Ini bisa dilakukan dengan menyampaikan perkembangan pekerjaan, ikut terlibat dalam proyek yang sesuai dengan tujuan karier, atau membangun hubungan profesional dengan orang-orang yang dapat mengenali kemampuan kamu.

Sebaliknya, visibilitas bukan berarti mengambil kredit atas pekerjaan orang lain, terus-menerus membicarakan pencapaian, atau berbicara hanya supaya diperhatikan. Kamu tetap bisa menjadi pribadi yang tenang dan tidak terlalu suka menjadi pusat perhatian sambil membuat pekerjaanmu lebih terlihat.

Cara agar Kontribusimu Lebih Terlihat di Tempat Kerja 

Ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan agar kontribusimu di tempat kerja dapat terlihat, yaitu:

1. Tentukan Ingin Dikenal Karena Apa

Sebelum berusaha meningkatkan visibilitas, coba tentukan terlebih dahulu arah yang kamu inginkan.

Pikirkan jenis pekerjaan apa yang ingin kamu lakukan lebih banyak dalam satu hingga tiga tahun ke depan. Kamu juga bisa bertanya kepada diri sendiri, kemampuan apa yang ingin lebih dikenal dan bagaimana kamu ingin orang lain menggambarkan diri kamu secara profesional.

Misalnya, kamu ingin dikenal sebagai orang yang mampu menyederhanakan masalah yang rumit, memiliki kemampuan mengelola proyek, atau pandai membangun hubungan dengan klien. Dengan mengetahui tujuan tersebut, kamu bisa lebih selektif dalam memilih proyek, kesempatan, dan cara berkomunikasi di tempat kerja.

2. Perhatikan Seberapa Terlihat Kontribusi Kamu

Coba lakukan evaluasi sederhana terhadap visibilitas kamu saat ini. Siapa saja yang mengetahui hasil pekerjaan kamu? Dalam rapat, apakah kamu sering menyampaikan pendapat atau justru lebih banyak diam?

Kamu juga bisa meminta masukan dari rekan kerja yang dipercaya. Misalnya dengan bertanya, “Menurut kamu, apa kekuatan utama saya dalam bekerja?” Tujuannya bukan untuk mencari pujian, tetapi mengetahui bagaimana kontribusi kamu dipersepsikan oleh orang lain.

3. Ceritakan Hasil Kerja dengan Jelas

Kamu tidak harus mengatakan, “Saya hebat karena berhasil melakukan ini.” Ada cara yang lebih natural untuk menunjukkan kontribusi.

Saat memberikan laporan, jangan hanya menjelaskan tugas yang sudah dilakukan. Sertakan juga hasilnya dan bagian yang menjadi tanggung jawab kamu.

Misalnya, daripada mengatakan, “Proyeknya sudah selesai,” kamu bisa menjelaskan bahwa tim berhasil menyelesaikan proyek tertentu dan menyebutkan bagian yang kamu tangani serta dampaknya.

Cara seperti ini membantu orang lain memahami kontribusi kamu tanpa membuatnya terdengar seperti sedang membanggakan diri.

4. Berani Masuk ke Ruang yang Sesuai

Visibilitas juga berkaitan dengan kesempatan untuk berada di tempat yang tepat. Jika kamu ingin mengembangkan kemampuan tertentu, cari proyek, rapat, atau kegiatan lintas tim yang berkaitan dengan kemampuan tersebut. 

Kamu bisa meminta kesempatan kepada atasan untuk ikut menghadiri rapat tertentu, menjadi perwakilan tim, atau mempresentasikan hasil pekerjaan. Dengan begitu, orang lain dapat melihat secara langsung bagaimana kamu bekerja dan berkontribusi dalam situasi yang sesuai dengan arah karier kamu.

5. Bangun Hubungan dengan Orang yang Mendukung

Karier tidak hanya berkembang dari apa yang kamu kerjakan, tetapi juga dari hubungan profesional yang kamu bangun.

Cobalah mengenali orang-orang yang memahami kemampuan dan tujuan karier kamu. Kamu bisa berdiskusi dengan atasan mengenai rencana pengembangan diri atau membangun hubungan dengan senior yang dapat memberikan masukan.

Hubungan tersebut tidak harus langsung menghasilkan sesuatu. Seiring waktu, orang yang memahami kemampuan kamu dapat menjadi pihak yang membantu membuka akses terhadap informasi, proyek, atau kesempatan tertentu.

6. Jadikan Visibilitas sebagai Kebiasaan

Membuat pekerjaan lebih terlihat tidak perlu dilakukan secara berlebihan atau hanya ketika kamu sedang mengincar promosi.

Kamu bisa memulainya dari kebiasaan sederhana, seperti memberikan pembaruan singkat mengenai progres pekerjaan, menyampaikan pendapat dalam rapat penting, atau melakukan pembicaraan rutin dengan atasan mengenai perkembangan karier.

Langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dapat membantu orang lain memahami kontribusi dan arah profesional kamu dengan lebih jelas.

>> Baca juga: 5 Kiat Meningkatkan Produktivitas dan Prioritaskan Tugas

Jangan Biarkan Kerja Kerasmu Berhenti di Balik Layar

Menjadi lebih terlihat di tempat kerja bukan berarti kamu harus mengubah kepribadian atau terus-menerus mempromosikan diri. Yang lebih penting adalah memastikan pekerjaan, kemampuan, dan tujuan kamu dipahami oleh orang yang tepat.

Kerja keras tetap menjadi bagian penting dalam membangun karier. Namun, ketika kontribusi tersebut disertai komunikasi yang jelas, hubungan profesional yang baik, dan arah karier yang terencana, orang lain akan lebih mudah memahami nilai yang kamu bawa.

How to Be Seen for the Work You Actually Want to Be Doing
Dapatkan Buku Digital Pilihan Anda!
di Lynk.id - mediapositif.id
The Power of Your Subconscious Mind
Beli Sekarang
What Color Is Your Parachute?
Beli Sekarang
The Psychology of Money: Ringkasan Praktis
Beli Sekarang
Atomic Habits: Ringkasan Praktis dan Workbook
Beli Sekarang

Komentar

    📢

    Kerja Sama Iklan Segera Hadir!

    Kami sedang menyiapkan halaman khusus untuk Anda yang tertarik beriklan bersama Media Positif. Nantikan kabar baiknya dalam waktu dekat, ya!