Bagikan berita positif untuk kebaikan.
WhatsApp Salin Link
*Manfaat membagikan Artikel
Bagikan berita positif untuk kebaikan
WhatsApp Salin Link
*Manfaat membagikan Artikel
mediapositif.id / Kompetensi / Karir

Apa Itu Career Path? Pengertian, Jenis, dan Cara Menentukannya

AN
ME
×
AN
AN
Penulis Media Positif
ME
Melanie L. Denny
Full Credit
AN , Melanie L. Denny |
Apa Itu Career Path? Pengertian, Jenis, dan Cara Menentukannya
Career path

JAKARTA - MEDIAPOSITIF, Pernah merasa bingung menentukan arah karier atau tidak tahu harus melangkah ke mana setelah mendapatkan pekerjaan? Kamu mungkin perlu mulai memikirkan career path atau jalur karier.

Memiliki tujuan karier bukan hanya soal mendapatkan pekerjaan yang kamu inginkan. Kamu juga perlu mengetahui langkah-langkah yang bisa membantumu mencapai tujuan tersebut. Dengan memahami career path, kamu bisa lebih mudah menentukan keterampilan yang perlu dikembangkan, pengalaman yang perlu dicari, dan posisi yang ingin dicapai di masa depan.

Apa Itu Career Path?

Career path adalah rangkaian pekerjaan atau posisi yang direncanakan seseorang sepanjang perjalanan kariernya untuk mencapai tujuan profesional dalam jangka panjang.

Sederhananya, career path bisa diibaratkan seperti jalan menuju sebuah tujuan. Misalnya, kamu ingin menjadi manajer pemasaran. Untuk sampai ke posisi tersebut, kamu mungkin perlu memulai sebagai staf pemasaran, kemudian menjadi spesialis, koordinator, hingga akhirnya mendapatkan posisi manajerial.

Jadi, career path tidak hanya menunjukkan posisi yang ingin kamu capai, tetapi juga pengalaman, keterampilan, pendidikan, atau sertifikasi yang mungkin diperlukan untuk sampai ke sana.

Berbeda dengan target pekerjaan yang biasanya bersifat jangka pendek, career path memiliki gambaran yang lebih panjang mengenai perkembangan kariermu.

Mengapa Career Path Penting?

Memiliki gambaran mengenai jalur karier dapat membantu kamu mengambil keputusan yang lebih terarah dalam pekerjaan. Berikut beberapa manfaatnya.

1. Membantu Menentukan Arah Karier

Tanpa tujuan yang jelas, kamu mungkin hanya berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lain tanpa mengetahui apakah pengalaman tersebut mendukung rencana jangka panjangmu.

Dengan memiliki career path, kamu bisa menentukan posisi atau bidang yang ingin dituju. Hal ini juga membantumu memilih pekerjaan yang sesuai dengan tujuan tersebut.

2. Meningkatkan Motivasi

Mengetahui tujuan yang ingin dicapai dapat membuat kamu lebih termotivasi untuk mengembangkan diri.

Kamu juga bisa melihat perkembangan yang sudah dicapai, misalnya ketika berhasil mendapatkan keterampilan baru, naik jabatan, atau menyelesaikan pelatihan tertentu.

3. Membantu Mengontrol Perkembangan Karier

Career path membuat kamu lebih aktif dalam menentukan arah karier. Kamu bisa mempertimbangkan apakah suatu pekerjaan sesuai dengan minat, kemampuan, dan nilai yang kamu miliki.

Dengan begitu, keputusan karier tidak hanya berdasarkan kesempatan yang datang, tetapi juga mempertimbangkan tujuan yang ingin kamu capai.

Jenis-Jenis Career Path

Jalur karier setiap orang bisa berbeda. Kamu tidak harus selalu mengikuti pola naik jabatan secara bertahap. Berikut beberapa jenis career path yang umum.

1. Linear Career Path

Jalur ini mengikuti perkembangan karier yang cukup teratur dalam satu bidang. Biasanya, seseorang berpindah dari posisi pemula ke posisi yang lebih tinggi dengan tanggung jawab yang semakin besar.

Contohnya dalam bidang akuntansi:

Akuntan Junior → Akuntan → Akuntan Senior → Manajer Akuntansi → Direktur Keuangan

Jalur ini cocok untuk kamu yang menyukai stabilitas dan ingin terus berkembang dalam satu bidang.

2. Expert Career Path

Jalur ini berfokus pada pengembangan keahlian yang mendalam dalam bidang tertentu. Tujuannya bukan selalu mendapatkan jabatan manajerial, tetapi menjadi orang yang memiliki pengetahuan dan keterampilan khusus.

Misalnya, seseorang yang memulai sebagai analis keamanan siber kemudian mengembangkan keahlian hingga menjadi konsultan atau peneliti keamanan siber.

Jalur ini cocok jika kamu menikmati proses belajar dan ingin menjadi ahli dalam bidang tertentu.

3. Lateral Career Path

Jalur karier ini dilakukan dengan berpindah ke posisi atau departemen lain yang memiliki tingkat tanggung jawab relatif sama.

Misalnya, kamu bekerja di bidang pemasaran dan berpindah dari content strategist menjadi social media manager, kemudian ke riset pasar atau pengelolaan merek.

Pengalaman yang beragam dapat membantumu memahami berbagai bagian dalam sebuah perusahaan dan membangun keterampilan yang lebih luas.

4. Entrepreneurial Career Path

Jalur ini berfokus pada membangun dan mengembangkan bisnis sendiri. Kamu bisa memulai sebagai pendiri usaha, mengembangkan tim, memperluas bisnis, hingga membangun usaha lainnya.

Jalur ini cocok untuk kamu yang menyukai kemandirian, memiliki ide bisnis, dan siap menghadapi risiko serta ketidakpastian.

5. Portfolio Career Path

Pada jalur ini, seseorang menggabungkan beberapa pekerjaan, proyek, atau pekerjaan lepas sekaligus.

Misalnya, kamu bekerja sebagai desainer lepas, mengajar kelas seni, membuat ilustrasi, dan menjadi pengajar lokakarya.

Jalur ini memberikan lebih banyak variasi dan fleksibilitas, terutama bagi pekerja lepas atau orang yang memiliki beberapa minat profesional.

>> Baca juga: 6 Kebiasaan yang Membuatmu Jadi High Performer di Tempat Kerja

Bagaimana Cara Menentukan Career Path?

Menentukan jalur karier tidak harus dilakukan sekaligus. Kamu bisa memulainya dengan mengenali diri sendiri, seperti memahami kemampuan, minat, nilai yang dianggap penting, dan tujuan kariermu.

Setelah itu, cari tahu bidang atau pekerjaan yang sesuai dengan tujuan tersebut. Perhatikan keterampilan dan kualifikasi yang dibutuhkan, lalu mulai mengembangkannya melalui pendidikan, pelatihan, atau pengalaman kerja.

Kamu juga bisa membangun relasi dengan orang-orang yang bekerja di bidang yang kamu minati. Dari mereka, kamu dapat memperoleh gambaran yang lebih realistis mengenai pekerjaan dan peluang di bidang tersebut.

Yang tidak kalah penting, tetaplah fleksibel. Career path bukan sesuatu yang harus selalu berjalan lurus. Minat, kondisi pribadi, dan kebutuhan dunia kerja dapat berubah. Karena itu, tidak masalah jika kamu perlu menyesuaikan kembali jalur karier seiring berjalannya waktu.

What is a career path? Understanding your journey
Dapatkan Buku Digital Pilihan Anda!
di Lynk.id - mediapositif.id
The Power of Your Subconscious Mind
Beli Sekarang
What Color Is Your Parachute?
Beli Sekarang
The Psychology of Money: Ringkasan Praktis
Beli Sekarang
Atomic Habits: Ringkasan Praktis dan Workbook
Beli Sekarang

Komentar

    📢

    Kerja Sama Iklan Segera Hadir!

    Kami sedang menyiapkan halaman khusus untuk Anda yang tertarik beriklan bersama Media Positif. Nantikan kabar baiknya dalam waktu dekat, ya!