JAKARTA - MEDIAPOSITIF, Buah naga merupakan buah yang memiliki rasa manis dan menyegarkan. Selain enak dimakan langsung, buah ini juga mengandung berbagai zat gizi yang bermanfaat untuk tubuh, terutama serat dan antioksidan.
Daftar Manfaat Buah Naga
Kandungan zat gizi yang baik dalam buah naga dapat menjadi bagian dari pola makan sehat. Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi buah naga dapat memberikan manfaat untuk pencernaan, kadar gula darah, hingga sistem kekebalan tubuh.
Berikut beberapa manfaat buah naga yang perlu kamu ketahui.
1. Menjaga Kesehatan Pencernaan
Buah naga merupakan sumber serat yang cukup baik. Dalam satu cangkir buah naga, terdapat sekitar 3,24 gram serat. Serat membantu menjaga sistem pencernaan tetap sehat dan dapat membantu mencegah sembelit.
Selain serat, buah naga juga mengandung prebiotik, yaitu makanan bagi bakteri baik di dalam usus. Prebiotik dalam buah naga berupa oligosakarida yang dapat mendukung pertumbuhan bakteri baik seperti Bifidobacteria dan Lactobacillus.
Keseimbangan bakteri baik di dalam usus penting untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan sekaligus mendukung fungsi tubuh secara keseluruhan.
2. Membantu Melindungi Tubuh dari Penyakit
Buah naga mengandung berbagai antioksidan yang dapat membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Salah satunya adalah betalain, termasuk betasianin yang banyak ditemukan pada buah naga dengan warna merah.
Radikal bebas dapat menyebabkan stres oksidatif ketika jumlahnya terlalu banyak di dalam tubuh. Kondisi ini dapat berkontribusi terhadap peradangan dan berbagai penyakit kronis.
Buah naga merah dan putih sama-sama mengandung senyawa fenolik yang memiliki aktivitas antioksidan. Namun, buah naga merah diketahui memiliki kandungan polifenol dan aktivitas antioksidan yang lebih tinggi.
Meski begitu, mengonsumsi buah naga bukan berarti dapat mencegah penyakit secara langsung. Manfaatnya lebih tepat dilihat sebagai bagian dari pola makan yang sehat dan beragam.
3. Membantu Mengatur Kadar Gula Darah
Buah naga juga berpotensi membantu menjaga kadar gula darah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa buah naga merah dapat memberikan pengaruh terhadap sel beta di pankreas.
Sel beta berperan dalam menghasilkan insulin, hormon yang membantu mengatur kadar gula darah.
Selain itu, kandungan antioksidan dan efek antiperadangan dalam buah naga juga berpotensi mendukung kesehatan metabolisme. Beberapa penelitian menemukan bahwa konsumsi buah naga dapat membantu menurunkan kadar gula darah puasa pada orang dengan pradiabetes.
Namun, manfaat tersebut tidak berarti buah naga dapat menggantikan pengobatan atau membuat kadar gula darah langsung normal. Jika kamu memiliki masalah gula darah, tetap penting mengikuti anjuran dokter dan menjaga pola makan secara keseluruhan.
4. Mendukung Sirkulasi Darah
Mengonsumsi buah naga juga dikaitkan dengan kesehatan aliran darah. Salah satu senyawa yang diduga berperan adalah betalain, yaitu pigmen alami yang memberikan warna merah atau ungu pada beberapa jenis buah dan sayuran.
Sebuah penelitian menunjukkan adanya peningkatan aliran darah beberapa jam setelah seseorang mengonsumsi bubuk buah naga. Meski demikian, penelitian mengenai manfaat buah naga terhadap sirkulasi darah masih terus berkembang.
Jadi, buah naga dapat menjadi salah satu pilihan buah untuk melengkapi pola makan yang mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah.
5. Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh
Buah naga juga dapat membantu mendukung sistem kekebalan tubuh, baik secara langsung maupun melalui kesehatan usus.
Kandungan antioksidan di dalam buah naga membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan. Sementara itu, serat dan prebiotiknya dapat mendukung keseimbangan mikrobioma usus.
Kesehatan usus memiliki hubungan erat dengan sistem kekebalan tubuh. Ketika bakteri baik di dalam usus mendapatkan asupan yang cukup, fungsi sistem kekebalan tubuh juga dapat ikut terbantu.
Buah naga juga memiliki senyawa yang menunjukkan aktivitas antibakteri, antijamur, dan antivirus dalam penelitian. Namun, manfaat tersebut tidak berarti buah naga bisa digunakan sebagai obat untuk mengatasi infeksi.
Kandungan Nutrisi Buah Naga
Selain serat dan antioksidan, buah naga juga relatif rendah lemak dan natrium. Dalam satu cangkir buah naga, terdapat sekitar 122 kalori, 29,2 gram karbohidrat, 3,24 gram serat, dan 1,22 gram protein.
Buah ini juga tidak mengandung gula tambahan. Rasa manisnya berasal dari gula alami yang terdapat di dalam buah.
>> Baca juga: 7 Manfaat Alpukat bagi Kesehatan yang Terbukti secara Ilmiah
Adakah Risiko Makan Buah Naga?
Secara umum, buah naga aman dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehari-hari. Namun, alergi terhadap buah naga dapat terjadi meskipun jarang. Reaksinya bisa berupa ruam, gatal-gatal, atau pembengkakan pada lidah.
Selain itu, mengonsumsi buah naga merah dalam jumlah banyak dapat membuat urine terlihat berwarna merah muda atau kemerahan. Kondisi ini dapat terjadi akibat pigmen alami buah dan bukan selalu menandakan adanya darah dalam urine.
Cara Menikmati Buah Naga
Kamu bisa menikmati buah naga secara langsung setelah dikupas dan dipotong. Buah ini juga cocok ditambahkan ke salad buah, smoothie, smoothie bowl, yoghurt, oatmeal, atau puding.
Kalau ingin menyimpannya lebih lama, masukkan buah naga ke dalam wadah atau kantong tertutup dan simpan di dalam kulkas.
Dengan rasa yang segar dan kandungan serat serta antioksidan yang cukup baik, buah naga bisa menjadi pilihan sederhana untuk menambah variasi buah dalam menu harian kamu.
Top 5 Ways Dragon Fruit Boosts Your Health
Komentar