JAKARTA - MEDIAPOSITIF, Kamu merasa sudah rutin membersihkan rumah, tetapi debu seperti tidak pernah habis? Baru saja mengelap meja atau rak, beberapa hari kemudian permukaannya sudah kembali berdebu.
Penyebab Rumah Cepat Berdebu
Sebenarnya, kondisi rumah yang cepat berdebu tidak selalu berarti kamu kurang rajin membersihkan. Ada berbagai hal yang bisa membuat debu lebih mudah masuk, menumpuk, atau berpindah dari satu permukaan ke permukaan lainnya.
Mulai dari kebiasaan memakai sepatu di dalam rumah hingga sistem pendingin udara yang jarang dirawat, berikut beberapa penyebab rumah cepat berdebu yang perlu kamu ketahui.
1. Kamu Jarang Membersihkan Debu Dan Menyedot Debu
Salah satu penyebab paling sederhana adalah frekuensi membersihkan rumah yang kurang sesuai. Jika kamu membiarkan debu menumpuk selama berhari-hari atau berminggu-minggu, tentu akan semakin banyak partikel yang menempel di berbagai permukaan.
Idealnya, kamu bisa menyedot debu dari karpet dan membersihkan furnitur setidaknya seminggu sekali. Area yang sering terlupakan, seperti lampu, tirai, dan bagian atas lemari, juga sebaiknya dibersihkan secara rutin.
Untuk membersihkan debu, gunakan kain microfiber yang sedikit dibasahi. Hindari kemoceng berbulu yang hanya membuat debu berpindah ke tempat lain.
2. Sistem AC Dan Ventilasi Jarang Dibersihkan
AC dan sistem ventilasi juga bisa berpengaruh terhadap jumlah debu di rumah. Debu yang menumpuk pada ventilasi atau filter dapat kembali tersebar ke udara ketika sistem dinyalakan.
Karena itu, bersihkan bagian ventilasi secara berkala menggunakan penyedot debu atau kain microfiber. Jangan lupa mengganti filter AC atau sistem pemanas sesuai kebutuhan, terutama ketika sudah kotor atau tersumbat.
Sebagai patokan, filter dapat diperiksa dan diganti sekitar setiap 90 hari, meskipun kebutuhan setiap rumah bisa berbeda.
3. Ada Celah Pada Pintu Dan Jendela
Pintu dan jendela yang memiliki celah dapat menjadi jalan masuk debu, kotoran, dan partikel kecil dari luar rumah.
Selain membuat rumah lebih mudah berdebu, celah tersebut juga dapat membuat udara dari luar masuk dan mengurangi efisiensi penggunaan pendingin ruangan.
Coba periksa bagian sekitar kusen pintu dan jendela. Jika terdapat celah, kamu bisa menggunakan penutup celah atau bahan penyegel yang sesuai untuk menguranginya.
4. Kamu Masih Memakai Sepatu Di Dalam Rumah
Tanpa disadari, sepatu bisa membawa banyak kotoran dari luar ke dalam rumah. Debu, tanah, rumput, hingga berbagai partikel dari jalan dan tempat umum dapat menempel pada sol sepatu.
Karena itu, salah satu kebiasaan sederhana yang bisa membantu mengurangi debu adalah melepas sepatu sebelum masuk rumah.
Kamu bisa menyediakan rak atau tempat khusus untuk sepatu di dekat pintu masuk. Dengan begitu, kotoran dari luar tidak mudah tersebar ke lantai dan ruangan lainnya.
5. Kamu Memelihara Hewan
Hewan peliharaan seperti kucing dan anjing juga bisa menjadi salah satu sumber partikel yang membuat rumah terlihat lebih berdebu.
Bulu dan serpihan kulit mati atau dander dapat terlepas ke udara dan kemudian menempel pada furnitur, lantai, karpet, atau tempat tidur hewan.
Untuk mengatasinya, kamu bisa rutin menyisir dan memandikan hewan sesuai kebutuhannya. Bersihkan juga tempat tidur hewan secara berkala agar bulu dan partikel yang menumpuk tidak kembali tersebar di rumah.
Jika memungkinkan, gunakan penyedot debu yang memiliki penyaring HEPA untuk membantu menangkap partikel kecil.
6. Sirkulasi Udara Di Rumah Kurang Baik
Rumah dengan sirkulasi udara yang kurang baik dapat membuat partikel debu lebih mudah menumpuk. Udara yang tidak bergerak dengan baik juga membuat debu terperangkap di berbagai sudut ruangan.
Kamu bisa membantu meningkatkan sirkulasi dengan membuka jendela ketika kondisi udara di luar memungkinkan. Kipas angin juga dapat membantu menggerakkan udara, tetapi pastikan bilah kipas dibersihkan secara rutin agar tidak justru menyebarkan debu.
Penggunaan air purifier dengan penyaring HEPA juga bisa menjadi pilihan untuk membantu menangkap sebagian partikel di udara.
7. Terlalu Banyak Dekorasi yang Menangkap Debu
Dekorasi rumah memang bisa membuat ruangan terlihat lebih menarik. Namun, terlalu banyak benda yang diletakkan di rak dan meja juga berarti semakin banyak permukaan yang bisa menjadi tempat debu menumpuk.
Buku, vas, lilin, pajangan, dan berbagai benda kecil memiliki banyak sudut dan celah yang terkadang sulit dibersihkan. Akibatnya, debu bisa semakin mudah terperangkap.
Bukan berarti kamu harus menghilangkan semua dekorasi. Cobalah mengurangi barang yang tidak terlalu diperlukan dan pilih dekorasi yang lebih mudah dibersihkan.
Kamu juga bisa menggunakan kuas kecil yang bersih untuk menjangkau celah-celah sempit sebelum mengelap permukaannya dengan kain microfiber.
>> Baca juga: 7 Tanaman Herbal Serbaguna yang Wajib Kamu Punya di Rumah
Rumah Berdebu Bukan Berarti Kamu Tidak Rajin Bersih-Bersih
Debu di rumah memang sulit dihilangkan sepenuhnya karena selalu ada partikel yang berasal dari luar maupun dari aktivitas sehari-hari di dalam rumah. Namun, kamu bisa mengurangi penumpukannya dengan memperhatikan sumbernya.
Mulai dari kebiasaan sederhana seperti melepas sepatu di depan pintu, membersihkan filter AC, memperbaiki celah pintu dan jendela, hingga mengurangi benda yang terlalu banyak di rak.
Dengan rutinitas membersihkan rumah yang konsisten dan beberapa perubahan kecil dalam kebiasaan sehari-hari, rumah bisa terasa lebih bersih dan debu pun tidak cepat menumpuk.
Cleaning Experts Explain Why Your Home Gets Dusty So Quickly
Komentar