Bagikan berita positif untuk kebaikan.
WhatsApp Salin Link
*Manfaat membagikan Artikel
Bagikan berita positif untuk kebaikan
WhatsApp Salin Link
*Manfaat membagikan Artikel
mediapositif.id / Kesehatan / Nutrisi

9 Manfaat Labu, untuk Kesehatan Mata Hingga Jaga Berat Badan

AN
IM
×
AN
AN
Penulis Media Positif
9 Manfaat Labu, untuk Kesehatan Mata Hingga Jaga Berat Badan
Manfaat labu untuk kesehatan

JAKARTA - MEDIAPOSITIF, Labu mungkin lebih sering kamu kenal sebagai bahan makanan untuk kolak, sup, atau ukusan sehat. Selain rasanya yang manis dan teksturnya yang lembut, labu ternyata menyimpan banyak nutrisi yang baik untuk tubuh.

Manfaat Labu untuk Kesehatan

Labu termasuk makanan rendah kalori yang kaya vitamin, mineral, serat, dan antioksidan. Buah ini juga mengandung banyak air sehingga bisa menjadi salah satu pilihan makanan yang cukup mengenyangkan tanpa memberikan terlalu banyak kalori.

Menariknya, meski sering dianggap sebagai sayuran, labu sebenarnya termasuk buah karena memiliki biji. Lantas, apa saja manfaat labu untuk kesehatan?

1. Kaya Akan Nutrisi

Labu memiliki kandungan nutrisi yang cukup lengkap. Dalam satu cangkir atau sekitar 245 gram labu yang sudah dimasak, terdapat sekitar 49 kalori, 3 gram serat, 2 gram protein, serta sejumlah vitamin dan mineral.

Labu juga kaya akan beta-karoten, yaitu senyawa yang dapat diubah tubuh menjadi vitamin A. Selain itu, labu mengandung vitamin C, vitamin E, kalium, zat besi, tembaga, mangan, riboflavin, folat, magnesium, dan beberapa vitamin B.

Dengan kandungan tersebut, labu termasuk makanan yang cukup padat nutrisi meskipun rendah kalori. Bahkan, sekitar 94 persen kandungan labu yang sudah dimasak terdiri dari air.

2. Membantu Melindungi Tubuh dari Radikal Bebas

Labu mengandung berbagai antioksidan, termasuk alfa-karoten, beta-karoten, lutein, dan zeaksantin. Antioksidan membantu melawan radikal bebas yang dapat merusak sel tubuh.

Tubuh memang menghasilkan radikal bebas sebagai bagian dari proses metabolisme. Namun, jumlah yang berlebihan dapat menyebabkan stres oksidatif, yang dikaitkan dengan berbagai penyakit kronis.

Kandungan antioksidan dalam labu dapat membantu menetralkan radikal bebas tersebut.

3. Membantu Mendukung Sistem Kekebalan Tubuh

Manfaat labu lainnya berasal dari kandungan vitamin A dan vitamin C di dalamnya. Beta-karoten dalam labu dapat diubah tubuh menjadi vitamin A, yang berperan dalam menjaga fungsi sistem kekebalan tubuh.

Sementara itu, vitamin C membantu produksi sel darah putih dan mendukung kerja sel-sel kekebalan tubuh. Vitamin ini juga berperan dalam proses penyembuhan luka.

Labu juga mengandung vitamin E, zat besi, dan folat yang turut berperan dalam mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh.

4. Menjaga Kesehatan Mata

Kalau kamu ingin menjaga kesehatan mata seiring bertambahnya usia, memenuhi kebutuhan nutrisi tertentu merupakan salah satu hal yang penting. Labu mengandung beberapa nutrisi yang mendukung kesehatan mata, seperti beta-karoten, lutein, dan zeaksantin.

Beta-karoten dapat diubah menjadi vitamin A. Kekurangan vitamin A sendiri merupakan salah satu penyebab gangguan penglihatan yang dapat dicegah.

Lutein dan zeaksantin juga merupakan senyawa yang banyak ditemukan di jaringan mata. Keduanya dikaitkan dengan risiko yang lebih rendah terhadap gangguan mata terkait usia, seperti katarak dan degenerasi makula.

5. Membantu Menjaga Berat Badan

Labu bisa menjadi pilihan makanan untuk kamu yang sedang berusaha menjaga atau menurunkan berat badan. Alasannya, labu memiliki kandungan kalori yang rendah tetapi tetap mengandung berbagai nutrisi.

Satu cangkir labu yang sudah dimasak hanya mengandung sekitar 49 kalori dan sebagian besar kandungannya berupa air. Labu juga mengandung serat yang dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama.

Oleh karena itu, labu bisa digunakan sebagai alternatif sumber karbohidrat dalam beberapa hidangan. Namun, manfaat ini tentu tetap bergantung pada keseluruhan pola makan dan cara mengolahnya.

6. Berpotensi Menurunkan Risiko Beberapa Jenis Kanker

Kandungan karotenoid dalam labu, seperti alfa-karoten, beta-karoten, lutein, dan zeaksantin, memiliki sifat antioksidan. Senyawa tersebut membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Sejumlah penelitian pada manusia menemukan bahwa asupan karotenoid yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko yang lebih rendah terhadap beberapa jenis kanker, termasuk kanker payudara.

Namun, bukan berarti makan labu dapat mencegah atau mengobati kanker. Penelitian yang ada masih terus dikembangkan dan belum dapat memastikan apakah manfaat tersebut berasal langsung dari karotenoid atau juga dipengaruhi pola hidup sehat secara keseluruhan.

7. Baik untuk Kesehatan Jantung

Labu mengandung kalium, vitamin C, serat, dan antioksidan yang dapat mendukung kesehatan jantung.

Kalium, misalnya, berperan dalam membantu mengontrol tekanan darah. Sementara itu, serat dan antioksidan juga berkaitan dengan kesehatan pembuluh darah dan jantung.

Antioksidan dalam labu bahkan dapat membantu melindungi kolesterol LDL agar tidak mudah mengalami oksidasi. Kolesterol LDL yang teroksidasi dapat menumpuk di dinding pembuluh darah dan mengganggu aliran darah.

8. Membantu Menjaga Kesehatan Kulit

Kandungan beta-karoten dalam labu juga dapat memberikan manfaat untuk kulit. Setelah dikonsumsi, beta-karoten akan diubah menjadi vitamin A dan dapat membantu melindungi sel kulit dari kerusakan.

Labu juga mengandung vitamin C yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi kolagen. Kolagen merupakan protein penting yang membantu menjaga kekuatan dan kesehatan kulit.

Selain itu, lutein, zeaksantin, dan vitamin E dalam labu memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar ultraviolet.

>> Baca juga: 7 Ide Sarapan Sehat yang Praktis, Enak, dan Mengenyangkan

9. Mudah Diolah Menjadi Berbagai Hidangan

Salah satu kelebihan labu adalah mudah dimasukkan ke dalam menu sehari-hari. Kamu bisa mengolahnya menjadi sup, sayuran panggang, pasta, atau makanan manis seperti puding dan panekuk.

Biji labu juga bisa dimakan dan mengandung berbagai nutrisi. Kalau ingin lebih praktis, kamu bisa menggunakan labu yang sudah dipotong atau labu kalengan. Namun, perhatikan label produknya karena beberapa produk olahan labu dapat mengandung tambahan gula atau bahan lainnya.

Untuk pilihan yang lebih sederhana, kamu bisa memanggang labu dengan sedikit bumbu seperti garam dan lada.

Labu umumnya aman dikonsumsi oleh sebagian besar orang. Namun, pada sebagian orang, labu dapat memicu reaksi alergi.

Labu juga memiliki efek diuretik ringan, yang berarti dapat meningkatkan jumlah air dan garam yang dikeluarkan melalui urine. Hal ini perlu diperhatikan oleh orang yang sedang mengonsumsi obat tertentu, seperti litium, karena efek diuretik dapat memengaruhi kemampuan tubuh dalam mengeluarkan obat tersebut.

 

9 Impressive Health Benefits of Pumpkin
Dapatkan Buku Digital Pilihan Anda!
di Lynk.id - mediapositif.id
The Power of Your Subconscious Mind
Beli Sekarang
What Color Is Your Parachute?
Beli Sekarang
The Psychology of Money: Ringkasan Praktis
Beli Sekarang
Atomic Habits: Ringkasan Praktis dan Workbook
Beli Sekarang

Komentar

    📢

    Kerja Sama Iklan Segera Hadir!

    Kami sedang menyiapkan halaman khusus untuk Anda yang tertarik beriklan bersama Media Positif. Nantikan kabar baiknya dalam waktu dekat, ya!