JAKARTA - MEDIA POSITIF, Di era digital dan budaya work from home (WFH), menetapkan batasan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi makin sulit.
Banyak orang terjebak dalam produktivitas beracun (toxic productivity), yaitu merasa bersalah atau gelisah jika tidak mengecek pekerjaan saat liburan.
Menurut para ahli, istirahat dan cuti bukanlah "kemewahan", melainkan kebutuhan penting untuk kesehatan mental agar kamu terhindar dari burnout dan bisa lebih produktif dalam jangka panjang.
Jika kamu sering kesulitan menghentikan kebiasaan mengecek email saat cuti, berikut adalah 6 langkah praktis yang bisa kamu terapkan:
Jeda Semua Notifikasi Pekerjaan
Mendengar bunyi atau melihat notifikasi yang terus bermunculan akan membuat perhatianmu terpecah dan memicu rasa lelah.
Matikan atau tunda notifikasi pada aplikasi seperti Slack, Teams, atau Gmail selama periode liburanmu. Biarkan semua pesan terkumpul dan baru kamu periksa sekaligus saat hari pertama kamu kembali bekerja.
Hapus Sementara Aplikasi Kerja dari Ponsel
Jika mematikan notifikasi belum cukup menghentikan dorongan jempolmu untuk membuka aplikasi kerja, hapus saja aplikasi tersebut sementara waktu.
Sebagai gantinya, ganti posisi ikon aplikasi kerja di layar ponselmu dengan aplikasi relaksasi atau hiburan, seperti Kindle atau aplikasi meditasi, untuk mengalihkan kebiasaan membuka ponsel.
Tinggalkan Laptop atau Ponsel Kerja
Cara terbaik untuk berhenti memikirkan pekerjaan adalah dengan tidak membawanya sama sekali.
Jika memungkinkan, tinggalkan laptop kerja di kamar hotel saat kamu sedang bersantai di tepi kolam renang atau menikmati waktu bersama keluarga. Menjauh dari gawai selama beberapa jam akan membantumu lebih mindful dan menikmati momen saat ini.
Aktifkan Mode Jangan Ganggu (Do Not Disturb)
Jika berhenti total membuatmu makin cemas atau paranoid, gunakan mode Do Not Disturb yang tetap meloloskan panggilan penting dari keluarga.
Alokasikan waktu khusu, maksimal 30 menit sehari untuk mengecek dan membalas pesan yang benar-benar mendesak, lalu tutup kembali pekerjaanmu.
Pasang Balasan Otomatis Luar Kantor (Out of Office)
Mengaktifkan pesan otomatis Out of Office di email membantu memberitahu rekan kerja atau klien bahwa kamu sedang tidak bertugas.
Langkah ini menghindarkan mereka dari rasa penasaran sekaligus membebaskanmu dari rasa bersalah, karena tidak membalas pesan dengan cepat. Kamu juga bisa mencantumkan kontak rekan tim lain yang dapat dihubungi selama kamu cuti.
Ingat Kembali Alasanmu Mengambil Liburan
Pada akhirnya, kendali ada di tanganmu sendiri. Ingatlah alasan utama mengapa kamu mengajukan cuti? Apakah untuk melepas stres, menikmati waktu bersama keluarga, atau sekadar menyegarkan pikiran.
Nikmati petualangan liburanmu tanpa perlu "membawa" pekerjaan atau atasanmu secara mental.
Liburan ada untuk membantumu beristirahat. Dengan menetapkan batasan yang tegas dan disiplin pada diri sendiri, kamu bisa menikmati waktu luangmu dengan tenang tanpa rasa cemas atau bersalah.
self.com
Komentar